Sabtu, 06 Agustus 2016

Pemerintah Diminta Antisipasi Gangguan terhadap NKRI dan Pancasila

 
JAKARTA - Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan Pancasila merupakan hasil konsensus yang disepakati para pendiri bangsa dan berbagai elemen negara dari bermacam agama, suku, pulau, dan budaya saat memerdekakan bangsa Indonesia. NKRI dan Pancasila harus dijaga dari gangguan orang atau kelompok yang ingin mendirikan negara sendiri.

Atas dasar itu, Gerakan Pemuda (GP) Ansor siap berada di barisan terdepan dalam mengamankan NKRI dan Pancasila. Harapannya, pemerintah juga bertindak cepat mengantisipasi gangguan terhadap NKRI dan Pancasila meskipun masih terkendala belum selesainya Undang-undang Antiterorisme.

“Kita harus bergerak cepat untuk melawan tindakan makar seperti ini," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) GP Ansor, Adung Abdul Rahman, Jakarta, Selasa (27/4/2016)

Dia mengatakan, propaganda salah satu Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dengan mengajak masyarakat bergabung mendirikan khilafah dinilai sebagai tindakan makar karena jelas ingin memecah belah NKRI. Propaganda mereka harus dilawan dan dihentikan sebelum tumbuh menjadi ancaman nyata. (Baca: Pemerintah Bentuk Crisis Center Hadapi Ancaman Negara)

“Sebagai warga negara, kami wajib membela negara dengan mengerahkan seluruh kekuatan GP Ansor untuk melawan dan memberantas propaganda tersebut,” ucapnya.
 

Khawatirkan Kondisi NKRI, Panglima TNI Ajak Rakyat Bersatu




JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengajak seluruh kalangan bersatu untuk menyelamatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dia mengaku takut dengan kondisi dunia saat ini, di mana perang antara negara sudah marak terjadi.

Hal itu disampaikan Gatot dalam diskusi bertajuk "Membedah Posisi Indonesia dalam Persaingan Maritim Dunia" sebagai rangkaian acara dalam memperingati Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada tanggal 9 Februari 2016.

Dia menilai, akar konflik yang terjadi di jazirah Arab Timur Tengah adalah kepanjangan tangan kekuatan dunia dalam rangka perebutan kepentingan di jazirah Arab, yang merupakan sumber energi fosil dunia.

"Kekayaan minyak kawasan ini (jazirah Arab) secara otomatis menarik negara-negara besar di dunia untuk melindungi kepentingan nasionalnya," ujar Gatot di KRI Makassar, Perairan Laut Jawa, Madura, Jawa Timur, Jumat (5/2/2016).

Latar belakang konflik dunia, ke depan kata dia akan disebabkan oleh kelangkaan pangan, air dan energi. Sementara menurut Gatot, Indonesia adalah salah satu dari tiga tempat yang memiliki kesuburan tanah yang bagus.

"Ke depan, konflik dunia akan berlatar belakang energi. Cadangan minyak dunia akan habis. Sementara kesuburan dunia ada tiga tempat, kita salah satunya. Kita bisa bercocok tanam sepanjang tahun," ucapnya.

Gatot mencemaskan nasib anak cucu kita nantinya yang akan lahir di masa depan. Apabila minyak dunia langka. Maka sumber pangan dan energi ada di Indonesia. Negara-negara di dunia kata dia, nanti akan mengambil apa-apa yang akan dimiliki oleh Indonesia.

"Selamatkan anak cucu kita dan NKRI. Indonesia sangat luar biasa dengan negara kepulauan terbesar. Di masa depan nanti, apakah kita, anak cucu kita akan hidup layak? Maka mari kita bersatu," tandas Gatot.

Sumber :http://nasional.sindonews.com/read/1083155/14/khawatirkan-kondisi-ri-panglima-tni-ajak-rakyat-bersatu-1454673894

Misteri di Gunung Gamalama, tentang makam-makam yang bisa tumbuh sendiri

Gunung Gamalama. (Istimewa)Gunung Gamalama, Maluku Utara, belakangan ini tengah menggeliat. Gunung ini kembali erupsi pada Rabu 3 Agustus 2016 sekitgar pukul 06.00 WIT (Waktu Indonesia Timur). Semburan material vulkaniknya mengganggu aktivitas warga sekitar, bahkan memicu kebijakan penutupan Bandara Babullah Ternate.

Gemuruh terdengar cukup kuat oleh para warga di sekitaran gunung tersebut. Di sekitar Kelurahan Akehuda, warga keluar rumah dan memalingkan perhatian ke Puncak Gunung Gamalama untuk menyaksikan aktivitas erupsi yang mulai mengeluarkan abu vulkanik.
Kejadian di pagi hari ini membuat sebagian warga saling membangunkan tetangga mereka yang masih terlelap tidur. “Bangun-bangun gunung kembali meletus lagi,” teriak warga sebagaimana dilansir OkeZone.
Meski demikian, sebagian warga terlihat beraktivitas seperti biasanya tanpa menghiraukan bunyi gemuruh yang dasyat itu.
“Ini sudah biasa, selama belum ada pengumuman dari pemerintah maka kita begini saja di rumah,” aku salah satu warga Akehuda, Suratman.
Bunyi gemuruh menyerupai bunyi pesawat ini membuat sebagian warga tidak mengetahui jika Gunung Gamalama kembali mengeluarkan abu vulkanik.
“Awalnya kami kira ini bunyi pesawat karena bunyinya mirip. Ternyata gunung meletus,” tambahnya.
Kelurahan Akehuda sendiri merupakan salah satu daerah yang sering dilalui banjir lahar dingin akibat dari erupsi. Bahkan, pada 2014 sempat memakan korban jiwa sehingga warga sangat was-was.‎
Tentang Gunung Gamalama
Gunung Gamalama adalah sebuah gunung stratovolcano kerucut yang merupakan keseluruhan Pulau Ternate, Kepulauan Maluku, Indonesia. Pulau ini ada di pesisir barat Pulau Halmahera yang ada di bagian utara Kepulauan Maluku. Selama berabad-abad, Ternate adalah pusat benteng Portugis dan VOC Belanda untuk perdagangan rempah-rempah, yang telah mencatat aktivitas volkanik Gamalama.
Gunung Gamalama mempunyai ketinggian 1.715 meter di atas permukaan laut. Gunung Gamalama ditutupi Hutan Montane pada ketinggian 1.200 – 1.500 m dan Hutan Ericaceous pada ketinggian di atas 1.500 m.

Nama Gunung Gamalama diambil dari kata Kie Gam Lamo (“negeri yang besar”). Gamalama sudah lebih dari 60 kali meletus sejak letusannya pertama kali tercatat pada tahun 1538. Erupsi yang menimbulkan korban jiwa setidaknya sudah empat kali terjadi, dengan korban terbanyak jatuh pada tahun 1775. Kala itu, erupsi Gunung Gamalama melenyapkan Desa Soela Takomi bersama 141 penduduknya. Pasca letusan, di lokasi desa yang berjarak 18 kilometer dari pusat Kota Ternate itu muncul dua danau, yaitu Danau Tolire Jaha dan Tolire Kecil.
Makam bisa tumbuh sendiri

Dari sisi lain, Gunung Gamalama juga lekat dengan keyakinan atau mitos yang diyakini masyarakat sekitar. Puncak Gamalama diyakini sebagai tempat suci, tempat bersemayamnya para raja dan imam-imam masjid Kesultanan Ternate serta para penyebar agama Islam.
Salah seorang warga Kelurahan Gambesi, Ternate Selatan, Ikram Sangaji (33) menceritakan makam-makam suci yang berada di puncak Gunung Gamalama biasa disebut jere. Dia mengatakan, jere atau makam suci itu tumbuh sendiri.
“Ayah saya menceritakan jere itu makamnya para aulia dan anbia. Jere-jere yang tersebar di puncak Gamalama itu muncul sendiri. Kalau jere yang tumbuh dahulu itu batu nisannya warna putih, sekarang batu nisannya sudah berwarna hitam,” kata dia, Kamis (04/08/2016).

Gunung Gamalama. (Istimewa)
Ikram menambahkan makam yang diyakini milik para aulia dan anbia atau orang-orang suci itu tak hanya tumbuh di puncak Gamalama tapi juga di beberapa Kelurahan di Kota Ternate.
“Seperti jere yang ada di Kelurahan Kulaba dipercaya milik para raja Kesultanan Ternate, Kelurahan Sangaji Utara milik Sangaji (panglima perang Kesultanan Ternate),” kata dia.
Adapun jere di Kelurahan Sulamadaha milik para penyebar agama Islam, Kelurahan Sasa milik para penasehat empat Kesultanan di Maluku Utara, Kelurahan Tobona milik para imam-imam masjid Kesultanan Ternate, dan Kelurahan Foramadiahi milik Sultan Khairun Ternate.
Para penunggu
Ikram sebagaimana dilansir Liputan6 mengatakan, pada Kelurahan di Kota Ternate memiliki penunggunya. Menurut dia, para penunggu itu dipercaya sebagai penjaga lokasi di Kelurahan tersebut.
Dia mengatakan, para penjaga itu dapat dilihat dengan mata batin khusus. “Untuk di Kota Ternate yang bisa melihat itu hanya pada orang-orang yang memiliki mata batin. Orang-orang ini bisa melihat orang-orang suci itu yang mendiami setiap Kelurahan,” kata dia.
Selain penunggu di Kelurahan, sambung Ikram, pada jere-jere juga terdapat penjaganya. “Sampai sekarang kepercayaan ini masih tertanam di benak setiap generasi. Bahwa Ternate adalah kota suci, yang dihuni oleh para aulia dan anbia,” imbuhnya.
“Biasanya kalau ada musibah seperti ini pasti ada kesalahan besar yang dibuat oleh warga Ternate. Misalnya, ada badai dan hujan petir, itu adalah tanda atau pemberitahuan, dan pasti ada sesuatu,” katanya.
“Belakangan ini ada hujan dan badai petir kemudian ditemukan bayi yang dibuang. Sampai bayi yang dibuang itu sudah ditemukan, barulah badai dan petir berhenti dengan sendiri.

Sumber :http://simomot.com/2016/08/05/misteri-di-gunung-gamalama-tentang-makam-makam-yang-bisa-tumbuh-sendiri/

Singapura Bersyukur Indonesia Tangkap Perencana Serangan ke Marina Bay












SINGAPURA, KOMPAS.com
- Kementerian Dalam Negeri Singapura (MHA), Jumat(5/8/2016), mengatakan sudah mengetahui rencana serangan teror ke negeri itu dan sudah bekerja sama dengan kepolisian Indonesia.

"Badan keamanan kami sudah bekerja sama dengan Indonesia sejak mengetahui rencana serangan ini, untuk kegiatan kelompok ini dan menangkap mereka yang terlibat," demikian MHA.

"Kami gembira kerja sama yang baik ini dan berterima kasih atas keberhasilan Indonesia menangkap perencana teror ini," tambah MHA.

MHA menambahkan, situasi ini menunjukkan bahwa ancaman teror terhadap Singapura sangat nyata dan menyarankan warga agar tetap waspada.

"Hal ini tidak mengejutkan. Saya sudah katakan berulang kali tentang rencana teror yang dibuat di luar Singapura untuk menyerang negeri ini," kata Menteri Dalam Negeri dan Perundang-undangan Singapura, K Shanmugam.

"Serangan ini dapat terjadi dari teroris yang berusaha masuk ke Singapura dan serangan itu juga bisa dilakukan dari luar Singapura. Wilayah kita yang kecil menambah risiko," tambah Shanmugam.

Sebelumbya, Densus 88 Antiteror menangkap sejumlah anggota kelompok teroris Katibah Gigih Rahmat dan pimpinannya di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (5/8/2016).
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, sebanyak enam orang dibekuk di tempat berbeda.
"Iya, tadi pagi ada penangkapan teroris di Batam," ujar Boy saat dikonfirmasi.
Adapun nama-nama yang ditangkap GRD (31) yang merupakan pimpinan kelompok, beserta lima anggotanya bernama TS (46), ES (35), T (21), HGY (20), dan MTS (19).
Sementara itu, Kabiro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Agus Rianto mengatakan, GRD yang merupakan pimpinan kelompok teroris Kitabah Gonggong Rebus (KGR) berencana meneror sejumlah pusat keramaian bersama Bahrun Naim.
 
Bahrun merupakan warga negara Indonesia yang menjadi tokoh di Suriah setelah bergabung dengan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Salah satu target mereka adalah hotel Marina Bay Singapura.
"Yang bersangkutan bersama Bahrun pernah merencanakan untuk melakukan serangan teror ke negara tetangga kita, yaitu Singapura," kata Agus di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (5/8/2016).
Agus mengatakan, keduanya berencana menyerang Singapura dengan menggunakan roket. Namun, Agus tidak mengetahui pasti kapan rencana serangan itu disusun.
Kapan pun ada kesempatan, kata Agus, serangan tersebut bisa saja dilakukan.
Selain ke Singapura, GRD dan Bahrun pun menyusun taktik penyerangan ke sejumlah tempat di Indonesia. Bahkan, ada juga rencana bom bunuh diri yang akan dilakukan di tempat keramaian dan obyek vital, termasuk kantor kepolisian.
 
"Mereka juga ingin mengembangkan sel teroris yang mereka inginkan selain di Indonesia juga beberapa negara di Asia Tenggara," kata Agus.
Agus menambahkan, dari informasi yang diperoleh kepolisian, GRD disebut menjadi penerima dan penyalur dana untuk kegiatan radikalisme di Indonesia. Sumber dana tersebut berasal dari Bahrun Naim.


Editor: Ervan Hardoko
Sumber: Channel News Asia,
Share from : http://internasional.kompas.com/read/2016/08/05/20495301/singapura.bersyukur.indonesia.tangkap.perencana.serangan.ke.marina.bay?utm_source=RD&utm_medium=box&utm_campaign=kpoprd


       


       

Jumat, 05 Agustus 2016

Hadapi NATO, Rusia Kerahkan Tentara ke Perbatasan Baltik



MOSKWA, KOMPAS.com
- Rusia mengerahkan personel militernya di Eropa Timur, terutama ke perbatasan dengan negara-negara Baltik, menghadapi Perang Dingin baru dengan NATO.

Rusia memobilisisasi personel, truk dan berbagai peralatan militer ke berbagai pangkalan militer di Kaliningrad, sebuah pos terdepan di antara Polandia dan Lithuania.

Penjagaan keamanan di sejumlah basis militer ditingkatkan dan lokasi-lokasi radar baru sedang dibangun. Bahkan tersiar kabar Rusia juga mempersiapkan sistem anti-rudal dan pesawat terbang di Kaliningrad.

Mobilisasi ini digelar karena Rusia yakin perbatasan mereka berada di dalam bahaya terkait dengan semakin dekatnya pasukan Nato dengan perbatasan negeri itu.

Kehadiran militer Nato di perbatasan dengan Rusia agaknya akan semakin tinggi ketika negara-negara anggota Nato menggelar pertemuan di Warsawa, Polandia, pada 8 Juli mendatang.

Menurut Nato, Rusia tengah mempersiapkan rudah-rudal darat ke udara di Kaliningrad sebagai upaya untuk menghalangi jalur udara Nato ke tiga negara Baltik dan sejumlah daerah di Polandia.

"Saat membahas ancaman di kawasan Kaliningrad, maka kita juga membicarakan peningtakan intensitas ancaman Rusia belakangan ini," kata Menteri Pertahanan Poldandia Antoni Macierewicz.

Sementara itu, Moskwa mengatakan, tidak memiliki niat untuk mengancam Nato, tetapi peningkatan pertahanan tersebut dilakukan setelah kehadiran pasukan Nato di Laut Baltik meningkat.

Akhir Juni lalu tersiar kabar bahwa Rusia akan mengerahkan rudal Iskander yang mampu membawa hulu ledak nuklir di pangkalan militer Kaliningrad pada 2019.

Langkah ini dilakukan Rusia sebagia respon atas rencana penempatan sistem tameng rudal As di sekitar wilayah tersebut.

Ketegangan antara negara-negara Nato dan Rusia meningkat sejak intervensi Rusia di Ukraina pada Februari 2014 yang dikecam para pemimpin dunia.

Sementara itu, Nato segera mengerahkan batalion multinasional berkekuatan 4.000 personel ke negara-negara Baltik dan Polandia untuk meningkatkan pertahanan Nato menghadapi Rusia.

Sumber : https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=2&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwiF0vjA-avOAhUgR48KHfVvDpsQFggiMAE&url=http%3A%2F%2Finternasional.kompas.com%2Fread%2F2016%2F07%2F06%2F15294241%2Fhadapi.nato.rusia.kerahkan.tentara.ke.perbatasan.baltik&usg=AFQjCNEIyAj9XDvbdjntAiEnTVjXg3XKoQ&sig2=ZNPr-ziv366xEevvz6ChSg&bvm=bv.129391328,d.c2I

Rabu, 27 Juli 2016

Inilah daftar lengkap Nama Menteri dalam Reshuffle Kabinet Jilid II

Inilah daftar lengkap Nama Menteri dalam Reshuffle Kabinet Jilid II

Inilah daftar lengkap Nama Menteri dalam Reshuffle Kabinet Jilid II

Inilah daftar lengkap Nama Menteri dalam Reshuffle Kabinet Jilid II