Minggu, 14 Agustus 2016

Sambut Hari Kemerdekaan, POLRI Buka Layanan Ujian SIM A Umum

 
JAKARTA - Menjelang Hari Kemerdekaan pada 17 Agustus 2016, Polri akan membuka layanan khusus ujian pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) A menjadi A Umum.

Ujian tersebut khusus digelar untuk pengemudi angkutan umum berbasis aplikasi online dan taksi konvensional

"Pelayanan di Silang Monas pada Senin hingga Selasa, 15-16 Agustus 2016," ujar Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Latif dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (14/8/2016).

Saat itu juga akan dibuka pelayanan uji KIR oleh Direktorat Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan.

Latief menjelaskan, tujuan pelayanan ini untuk mempermudah pemilik SIM A yang akan berganti SIM Umum.

"Setiap kendaraan umum, pengemudinya harus memiliki SIM umum, kami berharap program ini bisa mempermudah masyarakat yang akan mengganti SIM A nya menjadi SIM A umum, syaratnya sama seperti membuat SIM A biasa" tuturnya.

Syarat peningkatan dari SIM A menjadi SIM A Umum cukup mudah, yakni memiliki KTP Jadetabek, memiliki SIM golongan A lebih dari satu tahun. Adapun syarat administrasi meliputi  tes kesehatan, tes psikologi, tes simulator, pengisian formulir, pembayaran PNBP, tes teori dan praktik.

Layanan dilaksanakan selama dua hari. Pada 15 Agustus 2016, layanan dimulai pukul 11.00 WIB bagi pengemudi taksi berbasis aplikasi, dan 16 Agustus 2016 untuk pengemudi taksi umum.

"Kami sediakan peralatan uji simulator, tapi tidak semua kami layani, khusus pengemudi angkutan umum. Syaratnya seperti melaksanakan permohonan di Satpas SIM Daan Mogot," kata Latif.
 

Dirjen Imigrasi Kantongi Identitas Menteri ESDM Arcandra Tahar Sesungguhnya


DEPOK - Setelah ramai diberitakan soal dua status kewarganegaraan Menteri ESDM Arcandra Tahar, Direktorat Jenderal Imigrasi Kementrian Hukum dan HAM mengaku sudah memiliki semua data terkait Arcandra Tahar yang diduga memiliki paspor dari Amerika juga.

Direktur Jenderal Imigrasi Kementrian Hukum dan HAM, Ronny F Sompie mengatakan, pihaknya sudah memiliki data terkait dugaan dua kewarganegaraan yang dimiliki Arcandra. Selanjutnya, pihaknya telah menyerahkan semua data yang dimaksud pada Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Y Laoly.

"Data yang didapat dari ESDM sudah didapat. Selanjutnya akan dikembalikan ke Kemenkumham," kata Ronny saat membuka Independence Day Bike Ride 2016 Kantor Imigrasi Kelas II Depok di Universitas Indonesia (UI) Depok, Minggu (14/8/2016).

Rony menyebutkan, selanjutnya seluruh informasi akan dikeluarkan oleh Menkumham. Pasalnya, informasi yang disampaikan akan melalui satu pintu yaitu Menkumham.

Untuk itu Ronny mengaku tidak bisa memberikan penjelasan detil data apa saja yang sudah didapat pihaknya dan kemudian diserahkan pada Menkumham.

Menurutnya, ini bukan hanya tugas Ditjen Imigrasi saja dalam melakukan pengawasan kewargegaraan, tetapi juga ada kaitannya dengan Direktorat AHU. "Saya belum bisa menjelaskan detilnya," tutupnya.

Sumber : http://nasional.sindonews.com/read/1131125/12/dirjen-imigrasi-kantongi-identitas-menteri-arcandra-sesungguhnya-1471162646

Kabar Menteri ESDM Archandra Tahar Bukan WNI, PDIP Curiga Jokowi Dijebak



JAKARTA - Isu kewarganegaraan ganda yang menerpa Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar dinilai sebagai persoalan yang fundamental.

Pasalnya, isu kewarganegaraan terkait dengan kedaulatan negara serta pentingnya ketaatan tunggal, bahwa Indonesia tidak mengenal warga negara ganda.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto menyayangkan, jika isu kewarganegaraan ganda tersebut benar adanya. Terlebih bagi pejabat negara yang memegang peran strategis di sektor ESDM.

"Sekiranya Arcandra Tahar memilki kewarganegaraan Amerika Serikat, maka hal tersebut merupakan persoalan serius dan implikasinya tidak dapat menjadi pejabat negara," kata Hasto melalui keterangan tertulis, Minggu (14/8/2016).

Hasto curiga ada pihak yang menjebak Presiden Joko Widodo (Jokowi), sehingga tidak melakukan pengecekan mendalam mengenai latar belakang Arcandra ketika calon-calon menteri dibahas pada perombakan kabinet.

Kecurigaan Hasto semakin kuat dengan kondisi geopolitik di Timur Tengah, Laut China Selatan dan dan sejumlah tempat lainnya yang tidak pernah terlepas dari upaya penguasaan sumber daya alam.

(Baca juga: Disinggung Soal Kewarganegaraannya, Arcandra : Silakan Cek Paspor Saya!)

"Demikian halnya di Indonesia, selalu ada pihak-pihak tertentu yang berkolaborasi dengan kepentingan asing untuk mencoba menguasai kekayaan Indonesia dengan segala cara," ungkap Hasto.

"Dalam waku dekat juga akan dilakukan negosiasi terhadap penguasaan blok minyak, gas, batubara dan berbagai mineral lainnya," imbuhnya.

Karenanya, Hasto mendorong pemerintah segera investigasi untuk memastikan status kewarganegaraan Arcandra. "Presiden akan konsisten menjalankan perintah konstitusi dan melaksanakan Undang-undang Kewarganegaraan dan Undang-undang Kementerian Negara dengan selurus-lurusnya," tandas Hasto.

Sumber : http://nasional.sindonews.com/read/1131168/12/kabar-menteri-esdm-bukan-wni-pdip-curiga-jokowi-dijebak-1471173754

Rabu, 10 Agustus 2016

Sistim Pendidikan di Indonesia Adalah Yang Terbaik dibanding Finlandia

Saudara-saudara Sebangsa dan setanah air,, Jangan terpengaruh dengan sesuatu ISU dan BERITA dari luar negeri yang membuat kita semua jadi IRI dan membandingkan hal itu dengan negara kita. yang akhirnya timbul rasa tidak puas dengan kebijakan Pemerintah RI yang boleh jadi bisa menimbulkan pergolakan di Republik kita tercinta ini. mari kita sikapi dengan seksama dan penuh analisis.



Adalah Finlandia yang dihebohkan sekarang memiliki sistim pendidikan terbaik sedunia. menurut saya tidak ada yang istimewa disini dan itu memang wajar terjadi. Finlandia adalah negara kecil di Eropa yang boleh dibilang hanya memiliki satu daratan, jumlah penduduknya pada tahun 2013 adalah 5.439 juta jiwa. luas daratan finlandia adalah 337.030 km2. sangat masuk akal  jikalau pemerintah finlandia bisa mengatur pembangunnya dengan cepat dan sistim pendidikannya dengan sukses, bisa menggratiskan sekolah dll. karena wilayahnya kecil dan penduduknya sedikit, dan tentunya anggaranya juga sedikit. dari jumlah pnduduknya 5.439 juta jiwa kira-kira berapa jumlah keseluruhan siswanya yang sekolah ?. di negara finlandia gurunya dibiayai oleh negara keperluanya, semua sekolahnya gratis baik sarana maupun prasarana.
Mari kita tengok negara kita INDONESIA yang luas daratannya 1.909.540 km2 yang terdiri beribu-ribu pulau. dengan jumlah penduduk menuju ke angka 300 juta jiwa. urutan ke 4 terbesar dunia, sangat luas bukan !? bagaimana bisa kita harus bercermin pada Finlandia yang tidak selevel dengan kita,. untuk bisa lebih dari finlandia negara kita membutuhkan waktu berpuluh-puluh tahun. pemerataan pembangunan sekolah saja kita membutuhkan anggaran yang besar dan bertahap, didaerah-daerah terpencil, pelosok-pelosok desa dll. bahkan ada kabupaten yang hanya memiliki sekolah SMA cuma satu doang. untuk memenuhi kebutuhan itu Indonesia sebenarnya bisa tak perlu waktu yang lama, tapi bagaimana dengan pembangunan yang lainnya ? seperti kesehatan, ekonomi, trasfortasi, alutista dll ? semua itu membutuhkan waktu yang bertahap yang cukup lama dan tidak terfokus pada satu bidang saja, dan saya yakin Indonesia pasti bisa dan bahkan lebih dari finladia. Indonesia skarang dari tahun ketahun pendidikannya semakin maju. untuk sekarang jangankan kita Indonesia, negara yang lebih maju dari kita saja tak bisa bisa menyamai finlandia, seperti tiongkok, rusia dan amerika, itu karena kendala wilayahnya besar dan jumlah penduduknya juga terlalu besar. jadi jangan membanding-bandingkan negara kita dengan finlandia, negara besar kok dibandingkan dengan negara kecil. tak masuk akal dan sangat bodoh kalau 255 juta jiwa bercrmin dari 5 jutaan jiwa. luas wilayah daratan kita hampir 2 juta km2 mencontohi yang 300 km2. rumus apaan itu !? jadi mari kita menyikapi hal ini dengan analisis yang matang.
Kalau melihat dari hasil pendidikan itu sendiri Indonesia bahkan lebih sukses dari Finlandia yang diheboh-hebohkan itu, buktinya dari beberapa kompetisi matematika Indonesia berkali-kali jadi juara.
1. Tim Matematika Indonesia meraih sejumlah medali dalam Kompetisi Matematika Internasional untuk Mahasiswa Ke-22 yang di adakan di Blageovgrad Bulgaria yang berlangsung 27 Juli hingga 2 Agustus 2015.Tim RI pernah dua kali memperoleh satu emas yaitu pada kompetisi di Bulgaria tahun 2010 dan 2014.

2. Selain itu Tim Matematika Mahasiswa Indonesia juga meraih satu medali perak yang disumbangan Made Benny Prasetya Wiranata (UGM) dan tiga medali perunggu masing-masing diraih Galih Pradananta, Brilly Maxel Salindeho dan Afif Humam dari ITB.
Sementara Willy Sumarno (UGM) dan Yusuf Hafidh (ITB) memperoleh Honorable Mention, dan sertifikat untuk Jona Marinus Manulang (UI).
3. Indonesia menjadi juara umum olimpiade matematika dan sains, the Wizards at Mathematics International Competition (WIZMIC) 2014, di Lucknow, India. Indonesia meraih delapan medali emas, lima medali perak, dan tiga medali perunggu dalam kejuaraan yang digelar 18-21 Oktober
2014.

4. Putra-putri Indonesia kembali menuai prestasi di tingkat Asia. Tim siswa-siswi sekolah dasar Indonesia berhasil memborong 7 medali emas dalam ajang The 3rd Asian Science and Mathematics Olympiad for Primary Schools (ASMOPS) di Grand Royal Panghegar, Bandung, 9-13 November 2013.

5. Tim Indonesia berhasil meraih juara umum dalam Olimpiade Sains Terapan Dunia atau "International Science Project Olympiad" (ISPRO) ketiga yang diselenggarakan di Jakarta, 4 Mei hingga 8 Mei.

6. Indonesia berhasil meraih juara umum dengan empat medali emas, tiga medali perak dan dua medali perunggu. Kemudian disusul Bosnia dan Herzegovina dan Tajikistan yang masing-masing memperoleh satu medali emas, dua medali perak, dan satu perunggu.





7. Pelajar dari SMAN 1 Bantaeng Sulawesi Selatan, Irham Syarif (18) dan Ahmad Abrar (18), berhasil meraih medali emas dengan proyek sainsnya yakni masker helm yang mampu menyerap timbal.

8. Dalam kurun waktu 20 tahun, Indonesia memperoleh 103 medali emas, 86 medali perak, dan 129 medali perunggu dari berbagai ajang olimpiade sains di dunia. Tahun ini saja, Indonesia meraih 7 medali emas, 5 medali perak, dan 7 medali perunggu. Murid Indonesia untuk pertama kalinya meraih medali emas tahun 1999 dalam ajang Olimpiade Fisika Internasional Ke-30 di Padova, Italia. dan masih banyak lagi prestasi Indonesia yang gemilang yang merupakan hasil dari sistim pendidikan di ivent dunia.

9. Dari hasil penelusuran Penulis tidak menemukan bahwa Finlandia pernah menjuarai kompetisi-kompetisi diatas, dari sini Penulis bisa menilai Negara kita-lah yang terbaik. yang menurut informasi perbandingan dengan negara kita negara Finlandia  itu sekolahnya tak mewajibkan PR, libur sekolah terpanjang itu justru malah sebaliknya yang terburuk. jadi yang sudah berjalan di negara kita Indonesia baik sistim maupun kualitasnya pendidikannya adalah yang terbaik, tak perlu di rubah lagi, tinggal menambah yang kurang dan meningkatkan kesejahteraan baik sekolah maupun tenaga pendidiknya.
Jadi jikalau kita melihat dan menilai lebih jauh lagi dari hasil sistim pendidikannya, Indonesia lebih sukses pendidikannya di banding negara manapun dalam hal ini Finlandia. jadi biarlah berita tentang pendidikan di Finlandia itu bergulir dan kita tak menyikapinya dengan berlebihan. Demikianlah Analisa Penulis, dan mari kita junjung Pancasila dan UUD 1945 demi tegaknya wilayah NKRI dan kejayaan Indonesia dari masa ke masa.  Dirgahayu Republik Indonesia yang ke 71,, wassalam.... Merdeka !!!

Penulis :
Gunawan Laruhun
Ternate- Maluku Utara-Indonesia

Selasa, 09 Agustus 2016

Bendera Merah Putih Berkibar di Pegunungan Wondiboi


 Tim Jelajah Ekspedisi NKRI Subkorwil-6/Wondama dipimpin oleh Letda Cpl Sahabudin Dantim Jelah 1 melaksanakan pengibaran bendera merah putih di Pegunungan Wondiboi Distrik Wasior, Kab. Teluk Wondama, Rabu (11/5/16).

Pengibaran bendera merah putih selebar 4×6 meter oleh Tim Jelajah Subkorwil-6/Wondama ini dalam rangka penutupan kegiatan penelitian Tim Ekspedisi NKRI Koridor Papua Barat 2016 di Kab. Teluk Wondama di ketinggian pegunungan Wondiboi yang mencapai tinggi 2.100 mdpl.
 “Pengibaran bendera ini kita laksanakan sebagai salah satu rangkaian penutupan kegiatan Ekspedisi NKRI di Kab. Teluk Wondama. Ini juga sebagai hadiah ulang tahun Kopassus yang ke-64 dari kami, walaupun tidak terlalu wah, kami harap bendera ini menjadi salah satu kenangan atau ikon yang bisa kami tinggalkan di Kab. Teluk Wondama.” Ujar Kapten Inf Junaidi selaku Dansubkorwil Tim Ekspedisi NKRI Teluk Wondama Letda Cpl Sahabudin Dantim Jelah 1 menambahkan, “kebanggaan tersendiri bagi saya karena bisa mengibarkan bendera merah putih di pegunungan Wondiboy ini bersama teman2 dari Pemda, Orari dan anggota masyarakat sekitar yang telah banyak membantu pelaksanaan Ekspedisi NKRI. Semoga kehadiran Tim Ekspedisi dapat menjadi pemicu semangat kepada warga masyarakat dan Pemda dalam membangun Kab. Teluk Wondama”, pungkas Letda Cpl Sahabudin Dantim Jelah 1.(sy)

Sumber : http://ekspedisinkri.com/bendera-merah-putih-berkibar-di-pegunungan-wondiboi/
 

Presiden Pilipina Rodrigo Duterte Perintahkan Tentara Filipina Tumpas Abu Sayyaf



TEMPO.CO , Manila – Presiden Rodrigo Duterte meminta tentara Filipina meningkatkan tekanan terhadap kelompok teroris, termasuk menumpas kelompok Abu Sayyaf di Filipina Selatan. “Tidak akan ada kesepakatan damai. Mereka harus dihabisi sampai orang terakhir,” kata Duterte, seperti yang dilansir Update Philippines, Minggu, 7 Agustus 2016.
Perintah itu disampaikan Duterte di hadapan sekitar 200 tentara di Aula Bondad, Central Command Angkatan Bersenjata Filipina (AFP), di Barangay Lahug, Cebu City. Dia juga menegaskan, pemerintahannya tidak akan berkoalisi dengan pemberontak komunis. “Saya tidak akan pernah setuju untuk berkoalisi dengan pemberontak komunis,” ujarnya.
Duterte berjanji meningkatkan kekuatan AFP dengan menambah 10 ribu tentara tahun depan dan memberikan peralatan terbaik untuk militer dan polisi. Dia mengatakan ancaman terbesar bagi negara dalam lima sampai sepuluh tahun ke depan adalah terorisme. “Saya ingin mempersiapkan negara untuk menghadapi ini,” katanya.
Sebagaimana diketahui, selama ini keberadaan kelompok Abu Sayyaf dianggap telah meresahkan masyarakat. Bukan hanya Filipina, melainkan beberapa negara tetangga, seperti Indonesia dan Malaysia, juga mendapat gangguan dari kelompok itu.
Contoh terbaru adalah penyanderaan terhadap anak buah kapal asal Indonesia. Untuk menangani penyanderaan itu, Indonesia, Malaysia, dan Filipina telah meneken kesepakatan untuk melakukan pengamanan bersama. Kesepakatan diteken pada Mei lalu di Yogyakarta, sedangkan standar operasinya akan dirumuskan di Bali pada akhir pekan ini. Isinya meliputi koridor penjagaan, patroli bersama, dan pertukaran informasi intelijen.

Sumber :  http://www.wavienews.com/2016/08/duterte-perintahkan-tentara-filipina-tumpas-abu-sayyaf.html

Minggu, 07 Agustus 2016

Pecahan Uang Seri NKRI Diedarkan Akhir 2016



Suara.com - Bank Indonesia (BI) menargetkan uang dengan seri Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dapat diedarkan di akhir 2016 dalam pecahan mulai dari Rp2.000 sampai Rp50.000.

"Kami akan mulai edarkan, targetnya kira-kira akhir tahun untuk semua pecahan yang sekarang belum ada seri NKRI. Mulai dari 50.000, 20.000, 10.000, 5.000, dan 2.000," kata Deputi Gubernur BI Ronald Waas usai peluncuran Gerakan Peduli Koin di Lapangan Lenggang IRTI Monas, Jakarta, Sabtu (25/6/2016).

Ronald mengatakan pencetakan uang kertas seri NKRI ini cukup panjang karena BI harus berkoordinasi dan mendapat persetujuan dari pemerintah terkait desain dan gambar pahlawan yang akan dimuat dalam pecahan uang.

Penentuan gambar pahlawan ini juga menunggu ketetapan dari Presiden Joko Widodo.

"Kalau mau cetak uang baru prosesnya panjang. BI merencanakan kemudian harus koordinasi. Setelah itu, ditetapkan oleh Presiden terkait gambar (pahlawan) mana yang digunakan," ujar Ronald.

Selain pecahan uang kertas, BI juga akan mengeluarkan uang logam atau koin seri NKRI dengan gambar pahlawan di salah satu sisinya.

Sebelumnya pada 2014, Pemerintah mencetak uang NKRI pecahan Rp100.000 dan mengedarkannya secara nasional pada 17 Agustus bertepatan dengan Hari Kemerdekaan ke-69 RI.

Desain uang kertas pecahan Rp100.000 tahun emisi 2014 itu tidak mengalami perubahan yang signifikan dibandingkan dengan tahun emisi 2004 yang beredar saat ini.

Selain adanya tanda tangan Menteri Keuangan di sebelah Gubernur BI, perbedaan utama pada uang baru tersebut adalah adanya frasa "Negara Kesatuan Republik Indonesia" pada bagian muka dan belakang uang. (Antara)

Sumber : http://www.suara.com/bisnis/2016/06/26/063753/pecahan-uang-seri-nkri-diedarkan-akhir-2016